
sebuah karya
Yusuf Fansuri
PELURU PLASTIK
pohon plastik
bunga plastik
rumput plastik
unggas plastik
sungai plastik
kapal plastik
ikan plastik
angin plastik
ombak plastik
laut plastik
awan plastik
langit plastik
bulan plastik
bintang plastik
matahari plastik
mata plastik
telinga plastik
lidah plastik
kulit plastik
hidung plastik
manusia plastik!
2 comments:
Salam hormat.
Sekiranya saya diberi pilihan untuk memilih penyair alternatif paling ekspresif dari Sarawak, saudaralah yang saya saya pilih. Lihatlah puisi ini sebagai bukti alienisasi tema.
Pertahankan energi unik ini saudara Yusuf!
wang plastik?
dem.....i..plastik!
Post a Comment